Rabu, 11 April 2012

Penyesalan Selalu Datang Terlambat

"Penyesalan selalu datang terlambat" sebuah kalimat klasik yang sangat sering terdengar. Tapi mengapa banyak orang yang mengalaminya? Itulah yang saya alami hari ini. Ya, Mungkin beberapa menit lalu saya masih bergulat dengan penyesalan. Menyesal karena terlalu banyak main, tidur saat kuliah, mungkin juga karena sering malas-malasan dan hanya mengandalkan SKS (sistem kebut sehari) sebelum ada ujian. Akibat dari itu tentunya target pada awal semester ini sangat sulit tercapai. Tapi apa boleh buat, toh kehidupan akan terus berjalan dan menyesal pun tidak ada gunanya.

Pernah saya membayangkan hidup tanpa penyesalan. Yang artinya tidak melakukan sesuatu yang kelak akan mendatangkan penyesalan. Tapi kenyatannya, selalu saja ada hal yang kita sesali. Baik itu perkataan yang diucapkan, tindakan yang dilakukan, pilihan yang diambil, bahkan atas kejadian yang sebenarnya bukan atas kuasa kita. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok. Bisa jadi penyesalan hari ini tidak bisa lagi diperbaiki, sebab kesempatan itu telah berlalu, atau bahkan tidak pernah ada. Menyesal justru hanya akan menimbulkan perasaan bersalah yang berlarut dan membuat kita stress. Karena itu selalu berusaha melakukan tindakan yang terbaik adalah keharusan. Menjalani hidup sebaik-baiknya hari ini, untuk kebaikan sekarang dan masa yang akan datang.

Bila perasaan menyesal itu datang, ada dua pilihan yang bisa diambil. Pertama terbenam semakin dalam pada jurang penyesalan dan menyiksa diri lebih lanjut. Atau yang kedua, menyadari bahwa segala sesuatu yang telah terjadi pada diri, baik atau pun buruk, itu adalah yang terbaik untuk kita. Sesungguhnya tiada ciptaan-Nya yang sia-sia (Q.S Ali ‘Imran 191). Bila hal ini telah tertanam di hati, maka kita dapat melihat bahwa terdapat hikmah pada segala hal. Bahkan pada suatu kemalangan yang menimpa. Karena ujian hidup merupakan sarana pendidikan dari Allah, agar menjadi manusia yang lebih baik. Maka bersyukur atas apa yang didapatkan dan mengambil hikmah dari apa yang pada awalnya disesalkan tentu akan membuat hidup menjadi lebih indah.

Jadi, ternyata sederhana sekali cara untuk menjalani hidup tanpa penyesalan itu. Cukup jalani hidup dengan sebaiknya. Dan ketika cobaan datang, jadikan itu sebagai batu loncatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak ada komentar: